Pipa PVC SNI Air Bersih memenuhi persyaratan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk aplikasi air bersih, memastikan kepatuhan dan keamanan sistem air minum. Pipa ini dirancang untuk instalasi bertekanan, sering dilengkapi dengan sambungan cincin karet (RRJ) atau lem pelarut untuk sambungan yang aman dan kedap air.
Dirancang untuk air bersih (air minum), pipa ini memiliki sertifikasi yang memastikan kesesuaian untuk konsumsi manusia tanpa melepaskan zat berbahaya. Dinding tebal mampu menahan tekanan operasional sambil tahan korosi, UV (jika dilindungi), dan tanah agresif yang umum di kondisi Indonesia.
Keuntungan utama meliputi konstruksi ringan untuk transportasi dan pemasangan yang mudah, permukaan dalam yang halus untuk aliran efisien, dan umur pakai panjang dengan perawatan minimal. Kepatuhan SNI menjamin pengujian kualitas, menjadikannya pilihan utama untuk jaringan perkotaan seperti PDAM, proyek air pedesaan, dan instalasi plumbing perumahan.
Sistem ini dikembangkan untuk keperluan transportasi dan distribusi air, antara lain:
- Distribusi air bersih di wilayah perkotaan maupun pedesaan
- Sistem irigasi
- Instalasi perpipaan untuk proses industri
- Instalasi air bersih bawah tanah
- Perkebunan dan pertanian
Keunggulan dan Manfaat
- Memenuhi standar kualitas internasional
- Memiliki kekuatan tinggi dan tidak mudah pecah
- Aman digunakan untuk aliran air minum
- Tahan terhadap pengaruh bahan kimia
- Bobot ringan sehingga mudah dalam pengangkutan
- Proses pemasangan yang praktis
- Permukaan bagian dalam pipa halus untuk aliran optimal
Proses Penyambungan
Pada proses penyambungan pipa PVC SNI Air Bersih, pipa tidak diperbolehkan diamplas sebelum pengaplikasian RUGlue, dan kondisi pipa harus bersih. Penyambungan menggunakan RUGlue Solvent Cement tidak boleh dilakukan pada kondisi basah.
Rata-rata Jumlah Sambungan per 1 Kg RUGlue Solvent Cement*
| Diameter Pipa (mm) | 20 | 25 | 32 | 40 | 50 | 63 | 90 | 110 | 160 |
| Jumlah Sambungan | 200 | 200 | 125 | 90 | 75 | 60 | 40 | 30 | 10 |
* Jumlah di atas merupakan pemakaian solvent cement yang optimal.
Pengeringan pipa PVC SNI Air Bersih tidak perlu dibantu dengan kipas atau penjemuran langsung di bawah sinar matahari. Cukup didiamkan pada kondisi kering.
Waktu Pengeringan RUGlue PVC Solvent Cement
| Kelembaban udara | OD.20-40mm | OD.20-40mm | OD.50-63mm | OD.50-63mm | OD.75-160mm | OD.75-160mm |
| Interval Temp. Lingkungan | < 11 bar | 11-26 bar | < 11 bar | 11-22 bar | < 11 bar | 11-22 bar |
| 16-38 derajat celcius | 15 menit | 6 jam | 30 menit | 12 jam | 1,5 jam | 24 jam |
| 5-16 derajat celcius | 20 menit | 12 jam | 45 menit | 24 jam | 4 jam | 48 jam |
**Tabel di atas adalah perkiraan waktu berdasarkan tes laboratorium, kondisi dilapangan bisa jauh berbeda. Tabel ini hanya digunakan sebagai panduan umum saja.
Pipa PVC SNI – Rubber Ring Joint (RRJ)
Pada proses penyambungan Rucika Lok, bagian spigot pipa harus dilakukan chamfer agar rubber ring tidak bergeser saat penyambungan. Proses ini wajib menggunakan lubricant berbasis air (water based) dan tidak diperkenankan menggunakan sabun, oli, atau minyak.
Rata-rata Jumlah Sambungan dengan 800 gr Lubricant
| Diamater Pipa | 63 | 90 | 110 | 160 | 200 | 250 | 315 | 400 | 500 |
| Sambungan | 480 | 320 | 240 | 80 | 40 | 24 | 16 | 8 | 7 |
* Sambungan rubber ring tidak dianjurkan untuk tanah labil dan harus diaplikasikan di dalam tanah.
Penyimpanan Pipa
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyimpanan:
- Jauhkan pipa dari sumber panas
- Hindari paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama
- Pastikan tidak ada batu atau benda tajam di bawah pipa
- Penyusunan dapat menggunakan metode crossing atau back to back
- Susun secara bergantian antara ujung bersocket dan tanpa socket
- Pipa dengan ketebalan lebih besar ditempatkan di bagian bawah
- Gunakan penahan samping minimal 50 mm
- Tatakan bawah pipa minimal 50 mm, dengan jarak maksimal setiap 2 meter
Material Properti
| Properti | Unit | uPVC |
| Koefisien Ekspansi Linear | mm/m.oC | 8 x 10-2 |
| Konduktivitas Termal | W/m.oC | 0.15 |
| Modulus Elastisitas | N/mm2 | 3000 |
| Kekuatan Tarik | N/mm2 | 50 – 80 |
| Perpanjangan pada Patah | % | 20 – 40 |
| Kerapatan | g/cm3 | 1.40 |
Ukuran Pipa
| DN | ID (SDR 8 PN 12.5) | ID (SDR 8 PN 16) | ID (SDR 10 PN 10) | ID (SDR 10 PN 12.5) | ID (SDR 12.5 PN 10) | ID (SDR 12.5 PN 8) | ID (SDR 16 PN 8) |
| 20 | 17.6 | 18 | |||||
| 25 | 22.6 | 22.6 | |||||
| 32 | 28.2 | 28.6 | |||||
| 40 | 35.2 | 36.2 | |||||
| 50 | 45.2 | 46 | |||||
| 63 | 55.4 | 57 | 58.2 | 59 | |||
| 90 | 79.2 | 81.4 | 83 | 84.4 | |||
| 110 | 96.8 | 99.4 | 101.6 | 103.2 | |||
| 160 | 141 | 144.6 | 147.6 | 150.2 | |||
| 200 | 176.2 | 180.8 | 184.6 | 187.6 | |||
| 250 | 220.4 | 226.2 | 230.8 | 234.6 | |||
| 315 | 277.6 | 285 | 290.8 | 295.6 | |||
| 400 | 361.8 | 369.4 | 375.4 | ||||
| 500 | 452.2 | 461.8 | 469.4 | ||||
| 630 | 570 | 581.8 |



Reviews
There are no reviews yet.